Imajinasi tidak harus sama, karya anak berkebutuhan khusus

image

Imajinasi tidak harus sama, karya anak berkebutuhan khusus, saya melihat dari karyanya, bahwa anak tersebut pernah melihat sosok ikan yang ganas dan ular yang bringas, dikarya tetsebut disimbolkan sebuah hewan bawah tanah atau dari laut dalam yang tidak penah tetjangkau oleh manusia. Biasanya anak usia 7-10 tahun sering menggambar gunung kembar, bunga matahari dengan empat kelopak, jalan dari pojok kertas gambar dan rumah yang tidak semestinya, untuk para guru yang sering megatakan “ayo anak-anak sekarang waktunya menggambar, ya gambar bebas”…waduh yang namanya menggambar tidak ada yang bebas, selalu terikat dan selalu ada batasan, apalagi “ayo tidak usah bicara, yang kerja tangannya, cepat tiru gambar pak guru di papan tulis”, wao…selamanya anak didiknya akan selalu nenggambar apel ada daunnya dan gunung kembar, hindari hal seperti ini, demi kemajuan bangsa dan negara, sampai remajapun gambar yang tidak semestinya itu telah berganti sesuai dengan kondisi fisik dan kejiwaan murid, siswa, maupun mahasiswa, maka pengalaman memvisualkan permasalahan juga akan bebeda tidak lagi gubung kembar dan apel ada daunnya. Semoga bermanfaat.

Advertisements

About Ramliong

Berkarya dalam bentuk rupa
This entry was posted in Tak Berkategori and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s