“Ranggun”, untuk apa ya?

image

image

“Ranggun”, untuk apa ya?  Mari kita telusuri dari segi bahasa terlebih dahulu, “Ranggun” bersal dari bahasa Madura yang disepakati oleh Pulau Madura sendiri, Bondowoso dan Situbondo, “Ranggun” mempunyai arti sebagai tempat untuk berteduh dari panas dan hujan ketika para pekerja disawah harus istirahat sejenak. “Ranggun” bisa juga sebagai tempat bertemunya para petani untuk berembuk, tempat makan sementara dan tempat juragan mengawasi pekerjanya yang sedang melamukan amtivitas. Bahan yang digunakan biasanya berbahan dasar bambu, kayu dan tali sebagai pengikatnya serta paku sebagai penguatnya. Kontruksinya biasanya dibuat tahan gempa, kedap air, dan tahan angin, kadang penyangganya menggunakan pohon yang hidup, sengaja untuk menghindari gempa dan terjangan angin. Jika anda bosan makan di restoran, anda bisa berkunjung ke Situbondo dan Bondowoso untuk menikmati makan ditengah sawah. Makanan bawa sendiri, tempat gratis. Itu sekumit tentang “Ranggun.

Advertisements

About Ramliong

Berkarya dalam bentuk rupa
This entry was posted in Situbondo and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to “Ranggun”, untuk apa ya?

  1. ohna2s says:

    Dhuk-pondhukkan (pondok-pondokan) kalau orang rumah nyebutnya mas

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s