Makan di desa

menu di desa kami

“Makan di desa”

Ini Nusantara, menu sederhana, diantaranya: nasi putih, tahu, sayap ayam,sambel terasi, sayur genjer dan tidak lupa yang paling khas yaitu kerupuk. Kesederhanaan seperti ini sanagat melekat di menu masayarakat yang hidup di desa, saya mencoba untuk merekam kejadian yang terjadi di desa kami, mencatat kebiasan/tradisi, adat, dan norma yang ada, siapa lagi jika bukan kita yang menulisnya. Ketika terjadi perebutan kebiasaan, yang sehingga menjadi perebutan ikon, sebuah simbol, baru kita kebingungan, ketika tetangga sebelah dan tetangga jauh yang mengakui bahwa kebiasan, adat dan kerifan lokal itu milik dia atau kita, apa yang terjadi, anak cucunya kita yang kebingungan. Ayo rekam, tulis, dan publikasikan milik kita sendiri untuk anak cucu kita. Dari desa kecil kami, untuk Indonesia.

Advertisements

About Ramliong

Berkarya dalam bentuk rupa
This entry was posted in Nuasantara and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Makan di desa

  1. nengwie says:

    Nikmat sekali menunya… *jadi lapar*

    Like

  2. ohna2s says:

    Sip mas, Indonesia Rasa 🙂

    Like

  3. ohna2s says:

    Lanjutkan “perekaman” seperti ini mas, dan saya pastikan untuk selalu mampir 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s