Bengkel rupa

bengkel rupa

 

studio rupa

 

 

Ramliong, Desember 2014

Ini merupakan bengkel rupa, tepatnya dibelakang rumah yang dinaungi pohon mannga, pisang dan kicau burung. Tempat ini adalah tempat curhat antara rasa, imajinasi, dan sebidang kanvas yang menjadi sebuah media obrolan, sehingga menjadi rupa yang dapat menyampaikan salam pendapat pada orang-orang yang melihat karya rupa yang dihasilkan dari bengkel ini. Berkarya adalah sebuah harga diri, kehormatan dan martabat bagi setiap orang yang mempunyai nilai lebih. Tempat ini juga merupakan laboratorium saya setelah tutup buku dari sarjana. Toga hitam sebuah simbol kematian dari seorang sarjana, dan tidak lagi mempunyai laboratorium, buka buku, memcari hal baru, dan meneliti. Hal itu menurut saya adalah sebuah mati suri, saya tidak ingin seperti yang diisaratkan.

Advertisements

About Ramliong

Berkarya dalam bentuk rupa
This entry was posted in Perupa and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Bengkel rupa

  1. ohna2s says:

    Lukisannya bagus mas. Tatapannya lebih tajam dari paruhnya 🙂

    Like

  2. A. Prakosa says:

    dari dulu pengen banget punya tempat tersendiri buat sekedar mengekspresikan diri seperti punya mas Ramli, tapi sayang rumah saya kecil, jadi seadanya. hihihi 😀

    saya suka mas, sama lukisannya. 🙂 terus terang bagi saya, masih sulit kalo buat urusan pemilihan warna waktu ngelukis, sering ngga pas.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s