verbal VS visual

image

Verbal VS visual. Jika anda memilih rambu A, kira-kira apa yang tetjadi “sebentar lagi anda belok kiri, mengerti” jika itu terbaca, jika mengerti bacaan, jika buta huruf, dan jika orang Arab, apakah akan mengerti rambu A. Dan apa yang terjadi. Rambu A perlu berfikir, perlu membaca dan perlu mengeja.

Jika rambu B, lebih mengerti, lebih jelas, tidak ada waktu befikir, otak lebih cepat menterjemahkan dan jika orang Arab juga mengerti.

Jika semua rambu diganti dengan rambu A, maka akan menambah kekacauan di jalan. Pertanyaanya adalah: mengapa bahasa visual lebih mudah dibaca dibanding bahasa verbal?

Jawab: …

Terima kasih anda telah membaca artikel yang saya tulis. Semoga pembaca bisa memberikan alasan.

Advertisements

About Ramliong

Berkarya dalam bentuk rupa
This entry was posted in Bahasa Indonesia and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s