“Dheng gidheng” Atap menggunakan pelepah kelapa

image

“Dheng gidheng” berasal dari bahasa Madura, yang artinya atap menggunakan pelepah kelapa. Saya heran ketika berkunjung dan ke daerah Ramban, Kecamatan Prajekan, Kab. Bondowoso, Jawa Timur, masih ada yang menggunakan atap pelepah kelapa saat acara hajatan. Atap ini lebih nyaman ketika atap menggunakan terpal dan tenda, tapi hanya untuk musim kemarau, jika pada saat musim hujan, maka air hujan tidak bisa tertahan oleh pelepah tersebut. Ini adalah hasil olah pikir masyarakat setempat yang memanfaatkan bahan lokal sehingga mekahirkan kearifan lokal yang sangat dihormati. Budaya ini terjadi didaerah yang terdapat tumbuh dan subur pohon kelapa. Dari desa kecil kami, untuk Indonesia.

Advertisements

About Ramliong

Berkarya dalam bentuk rupa
This entry was posted in Nuasantara and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to “Dheng gidheng” Atap menggunakan pelepah kelapa

  1. Kang Onk says:

    Sesuatu yang lama memang terkesan sederhana tapi menarik….

    Like

    • Ramliong says:

      Benar kang, itu adalah hasil olah kreatif masa lalu, tapi ketika melihat anak usia SMA saat ini cenderung ingin lebih cepat tanpa proses. Kang sampean tinggal di kota mana?

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s