Titik perhatian atau titik keemasan dalam fotografi yang jarang di gunakan, bagian 1

Titik perhatian/titik keemasan dalam fotografi yang jarang digunakan, justru hal ini yang paling mendasar pada saat suatu karya ketika dihadapkan pada nilai rasa, karena fotografi bukan olahraga pencet tombol, melaikan hasil dari fotografi merupakan sebuah olahrasa dan sebuah harga diri. Disini saya akan mebahas tentang titik perhatian/titik keemasan pada sebuah karya lukis yang berkembang menjadi seni fotografi.

Lukis dan fotografi adalah sama, hanya berbeda pada bahan yang digunakannya dan media ungkap yang berbeda, namun pada dasarnya adalah sama yang dinikmatinya sebuah rupa yang memiliki nilai estetik sehingga yang menikmatinya memiliki nilai rasa yang berbeda, hal ini muncullah kata indah, dan  memang nilai indah yang melekat pada karya tersebut.

Pada haikatnya fotografi adalah media ungkap seorang fografer/tukang foto untuk menyampaikan informasi secara fisik maupun nilai-nilai yang akan disampaikan pada penikmat.

Hukum pertigaan, yaitu menentukan titk perhatian pada perpotongan garis yang mengacu pada seni rupa tradisional barat, yang merupakan seni modern di negara kita dan permainan komposisis tersebut merupakan komposisi klasik, mari kita lhat beberapa gambar di bawah ini.

TITIK PERHATIAN 1

TITIK PERHATIAN 2

TITIK PERHATIAN 3

Gambar diatas adalah salah satu komposisi yang menggunakan titik perhatian, perpotongan garis tersebut

adalah titik-titik kemasan yang digunakan pada karya seni lukis dan seni fotografi. Objek diatas tidak kaku, ,melainkan ada permainan komposisi yang menambah munculnya kesan lentur dan tidak kaku.

TITIK PERHATIAN 4

Ini adalah komposisi yang lumrah digunakan dalam dunia fotografi saat ini yang menggunakan asas olahraga pencet tombol saja, dan tidak menggunakan komposisi yang baik, silahkan anda rasakan. Objek tidak bermain melainkan terbujur kaku.

Selain menempatkan objek pada perpotongan garis tersebut, maka bisa juga menempatkan perhatian pada garis-gari pandu yang ada, seperti foto dibawah ini.

TITIK PERHATIAN 10

TITIK PERHATIAN 14

TITIK PERHATIAN 11

TITIK PERHATIAN 12

TITIK PERHATIAN 13

Gambar paling bawah, ini adalah komposisi yang banyak dijumpai yan terkesan kaku dan tidak bergerak, sama ketika memotret bunga, manusia hewan mobil atau model, maka foto yang dihasilkan terkesan kaku terbujur, tidak ada arah komposisi dan permainan suasana.

Advertisements

About Ramliong

Berkarya dalam bentuk rupa
This entry was posted in fotografi and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Titik perhatian atau titik keemasan dalam fotografi yang jarang di gunakan, bagian 1

  1. Rideralam says:

    3 rules of photography

    Like

  2. Mas Wiro says:

    Thanks mas sharingnya. Mantab nih 🙂

    Saya masih sering lepas…
    Dan terburu mencet tombol 😦
    http://nyobamoto.com/2014/09/13/bunga-salah-satu-media-belajar-fotografi-nyobamoto-com/

    Like

  3. omwwn brothers says:

    Reblogged this on Catatanku.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s